Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, MUI Kabupaten Badung Teguhkan Komitmen Pelayanan Umat Melalui MUKERDA I dan Pelantikan Pengurus Kecamatan

 

BADUNG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Badung menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelayanan kepada umat serta memperkokoh sinergi antara ulama dan pemerintah melalui pelaksanaan Musyawarah Kerja Daerah (MUKERDA) I yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Badung,

Minggu (26/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WITA tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah kebijakan strategis dan program kerja MUI Kabupaten Badung untuk menjawab tantangan umat di tengah dinamika sosial, keagamaan, dan kebangsaan yang terus berkembang.

Selain menjadi forum tertinggi penyusunan program kerja daerah, MUKERDA I juga menandai pengukuhan kepengurusan MUI di enam kecamatan, yakni Petang, Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan. Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat hingga ke tingkat kecamatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Badung yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung. Dalam sambutannya, pemerintah menegaskan bahwa MUI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat yang religius, damai, dan berkeadaban.

Turut hadir Ketua MUI Provinsi Bali, KH. Mahrusun Hudyono, M.Pd., yang memberikan pembinaan kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi, mempererat sinergi antara ulama dan umara, serta menghadirkan program-program yang adaptif, solutif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Musyawarah kerja bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum untuk menyatukan visi, memperkuat langkah strategis, serta memastikan MUI semakin hadir memberikan manfaat nyata dan solusi atas berbagai persoalan umat,” menjadi semangat yang mengemuka sepanjang pelaksanaan MUKERDA I.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sidang pleno yang membahas serta menetapkan tata tertib musyawarah, disusul sidang komisi sesuai bidang masing-masing guna merumuskan program kerja yang terukur, berorientasi pada pelayanan umat, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Badung.

Dari hasil persidangan, MUKERDA I berhasil melahirkan sejumlah rekomendasi strategis, baik internal maupun eksternal. Rekomendasi internal diarahkan untuk memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta mempererat koordinasi di seluruh jenjang kepengurusan. Sementara itu, rekomendasi eksternal disusun sebagai bentuk kontribusi pemikiran MUI kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam merespons berbagai isu keumatan, kebangsaan, dan kemasyarakatan secara konstruktif.

Melalui MUKERDA I ini, MUI Kabupaten Badung menegaskan tekad untuk terus menjadi organisasi yang profesional, moderat, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, MUI diharapkan semakin mampu menjalankan amanah sebagai pelayan umat, penjaga harmoni kehidupan beragama, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Badung yang religius, harmonis, maju, dan berdaya saing.